Refleksi Ramadan di SD Muhammadiyah 24 Surabaya: Mengukur Jejak Kebaikan Melalui Program "Kindness Can"

24 NEWS

Refleksi Ramadan di SD Muhammadiyah 24 Surabaya: Mengukur Jejak Kebaikan Melalui Program "Kindness Can"

Responsive image
Siswa Sekolah Karakter Mulai Membuka Kaleng dan Menghitung Butir-Butir Kebaikan
Norma  /  02 Apr 2026

​ Suasana penuh kehangatan menyelimuti SD Muhammadiyah 24 Surabaya pada hari pertama masuk sekolah, Senin (30/3). Alih-alih langsung berkutat dengan rumus matematika atau hafalan teks, para siswa justru diajak untuk melakukan "Panen Kebaikan". Kegiatan ini merupakan puncak dari program karakter yang telah dijalankan selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.

​Setiap siswa tampak antusias membawa sebuah kaleng hias yang mereka beri nama Kindness Can (Kaleng Kebaikan). Kaleng ini bukan sekadar wadah kosong; di dalamnya tersimpan catatan-catatan jujur mengenai amal saleh yang telah mereka lakukan setiap harinya selama berpuasa. Mulai dari hal kecil seperti membantu ibu mencuci piring, berbagi takjil dengan tetangga, hingga mendoakan teman yang sakit, semuanya dituliskan secara tulus dan dimasukkan ke dalam kaleng tersebut.

​Momen Kejujuran dan Refleksi Diri

Saat sesi "Panen" dimulai, para siswa membuka kaleng masing-masing dan mulai menghitung "butir-butir" kebaikan yang telah mereka tanam. Sorot mata bangga dan haru terpancar dari wajah mereka saat menyadari betapa banyaknya manfaat yang telah mereka tebarkan bagi orang lain selama sebulan terakhir.

​Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kejujuran dan kesadaran diri (self-awareness). Sekolah ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap tindakan memiliki nilai, dan kebaikan bukan sekadar teori yang dihafal, melainkan kebiasaan yang harus dipraktikkan secara konsisten.

Acara ditutup dengan sesi sharing yang menyentuh hati. Beberapa siswa terpilih maju ke depan kelas untuk membacakan salah satu catatan kebaikan yang paling berkesan bagi mereka. Program ini membuktikan bahwa pendidikan karakter di Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, memastikan nilai-nilai empati dan kepedulian tumbuh subur di dalam diri setiap peserta didik.

Penulis : Nurhayati