Panen Kebaikan di Sekolah Karakter: Membuka "Kindness Can" dan Belajar Bijak Kelola THR

24 NEWS

Panen Kebaikan di Sekolah Karakter: Membuka "Kindness Can" dan Belajar Bijak Kelola THR

Responsive image
Siswi Sekolah Karakter saling berbagi cerita tentang pengalaman idul fitri dan pengelolaan THRnya
Norma  /  02 Apr 2026

Memasuki hari pertama sekolah pada Senin (30/3), suasana di SD Muhammadiyah 24 Surabaya terasa berbeda. Bukan tumpukan buku pelajaran yang pertama kali dibuka, melainkan sebuah kaleng istimewa bernama Kindness Can. Program yang berjalan selama bulan Ramadan ini akhirnya mencapai puncaknya dalam tajuk kegiatan "Panen Kebaikan".

Sepanjang bulan Ramadan lalu, setiap siswa dibekali dengan Kindness Can (Kaleng Kebaikan) yang sudah merek buat dan hias sendiri. Setiap kali melakukan perbuatan baik sekecil apa pun itu siswa menuliskannya secara jujur dan memasukkannya ke dalam kaleng.

Pada Senin pagi, kaleng-kaleng tersebut dibuka. Siswa menghitung jumlah "kebaikan" yang telah mereka tanam. Kegiatan ini menjadi momen refleksi yang jujur bagi anak-anak untuk melihat sejauh mana mereka telah menebar manfaat bagi orang-orang di sekitar mereka selama bulan suci.

Selain kegiatan panen kebaikan, para siswa kelas 1 hingga 6 juga mendapatkan sebuah worksheet refleksi.

Melalui sebuah worksheet manajemen keuangan yang kreatif, sekolah juga membekali siswa dengan keterampilan mengelola uang THR (Tunjangan Hari Raya) yang mereka dapatkan. Para siswa diajak menerapkan rumus 3S yakni Save (Simpan)  Menabung untuk tujuan jangka panjang, Spend (Belanja) Menggunakan uang untuk kebutuhan saat ini secara bijak, Share (Berbagi) Menyisihkan sebagian untuk infak dan membantu sesama.

"Kami ingin anak-anak paham bahwa uang yang mereka terima adalah amanah. Dengan worksheet 3S ini, mereka belajar memprioritaskan mana yang keinginan dan mana yang keberkahan," jelas Ustadzah Nurhayati, S.Pd. salah satu wali kelas Sekolah Karakter.

Sesi yang paling menyentuh adalah saat para siswa saling berbagi cerita (sharing session) tentang rencana pengelolaan uang mereka. Ide-ide hebat muncul dari pemikiran polos namun mulia para siswa, mulai dari Tabungan Umroh, Salah satu siswa bercerita bahwa sebagian besar uang THR-nya akan dikumpulkan di kategori Save agar kelak bisa membantu biaya umroh. Untuk berbakti pada orang tua, ada pula yang ingin menggunakan uangnya untuk membelikan kado atau meringankan beban orang tua.

Kegiatan ini ditutup dengan senyum lebar dan semangat baru. Program Kindness Can dan edukasi 3S ini membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tapi juga tempat menyemai benih kejujuran, empati, dan kemandirian sejak dini.

Penulis : Nurhayati