Siswa SD Muhammadiyah 24 Surabaya Praktik Membuat Sirup Bersama Ahli

24 NEWS

Siswa SD Muhammadiyah 24 Surabaya Praktik Membuat Sirup Bersama Ahli

Responsive image
Siswa kelas 3 sekolah karakter menyimak pemberian materi dari Bapak M. Azhar Lazuardy dari Pabrik Sirup Siropen
Norma  /  27 Feb 2025

Sebanyak 74 siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 24 Surabaya berpartisipasi dalam entrepreneur class yang berlangsung pada 17-18 Februari 2025. Dalam sesi kali ini, siswa belajar langsung dari ahlinya mengenai cara membuat sirup.

Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menyelenggarakan entrepreneur class sebagai bagian dari rangkaian acara Business Day 2025. Tahun ini, tema yang diusung adalah Digital Marketing Kidspreneur, di mana setiap kelas memiliki peran dan tugas masing-masing dalam kegiatan kewirausahaan.

Kegiatan Entrepreneur Class untuk kelas 3 menghadirkan guru tamu yakni Bapak M. Azhar Lazuardy dari Pabrik Sirup Siropen, yang berlokasi di kawasan Kota Lama Surabaya dan telah berdiri sejak tahun 1923.

Dalam sesi ini, siswa belajar cara membuat sirup yang lezat menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan alat tradisional yang masih digunakan di Pabrik Siropen dalam proses pembuatan sirup.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai proses pembuatan sirup dengan bahan alami serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Ustadzah Silvia, selaku koordinator kegiatan, mengungkapkan harapannya bahwa melalui kegiatan ini, siswa dapat memperoleh pengalaman dan wawasan baru mengenai proses pembuatan sirup dengan bahan alami yang mudah dijangkau, sekaligus belajar tentang kewirausahaan.

Siswa kelas 3 Sekolah Karakter menunjukkan antusiasme tinggi dalam proses belajar membuat sirup. Kinan, siswa kelas 3 Bijaksana, berbagi pengalamannya bahwa mereka diperlihatkan video tentang proses pembuatan sirup, mulai dari pemilihan bahan, penggunaan alat, hingga cara pengemasan, yang ternyata masih dilakukan secara tradisional. "Saya merasa kagum ketika kakak dari Pabrik Siropen menjelaskan alasan mengapa mereka tetap menggunakan alat tradisional, meskipun saat ini sudah banyak teknologi canggih," ujarnya.

Tau nggak kenapa? Karena Pabrik Siropen masih ingin mempekerjakan manusia. Selain itu tadi kita juga diberi kuis yang berhadiah sirup gratis. Seru sekali!” tambahnya.