Sekolah Karakter Sumbang Rp 18 Juta untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatra

24 NEWS

Sekolah Karakter Sumbang Rp 18 Juta untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatra

Responsive image
Penggalangan donasi kemanusiaan keliling kelas
Norma  /  10 Dec 2025

Sesaat setelah diinformasikan hasil donasi kemanusiaan sebesar 17.322.816 (tujuh belas juta tiga ratus dua puluh dua ribu delapan ratus enam belas rupiah) pada hari Senin sore (8/12) melalui saluran whatsapp milik Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya, pada malam harinya hingga hari Selasa (9/12) donasi terus bertambah hingga mencapai angka sebesar Rp. 18.000.000 (delapan belas juta rupiah).

Selanjutnya, sebagaimana surat instruksi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Surabaya, hasil donasi kemanusiaan tersebut disalurkan kepada warga terdampak bencana, melalui LAZISMU kota Surabaya. 

Ustadz Rizqy Samsul Abidin, S.Or., selaku kepala urusan (kaur) kesiswaan Sekolah Karakter mengungkapkan rasa syukurnya atas perolehan donasi kemanusiaan yang digalang oleh IPM Kids.

“Masya Allah, antusiasme dan kepedulian anak-anak beserta seluruh warga sekolah sangat luar biasa”, ungkapnya.

Ustadz Rizqy, sapaan akrabnya, menambahkan, bahwa donasi kemanusiaan ini memiliki dampak positif bagi anak-anak, terutama untuk melatih kepedulian bagi orang yang membutuhkan.

"Alhamdulillah, kegiatan ini untuk melatih jiwa filantropi anak-anak, dengan saling membantu terhadap sesama dan menumbuhkan rasa syukur, bahwa sebagian rizki yang kita miliki, ada hak bagi orang-orang yang membutuhkan", pungkasnya.

Donasi kemanusiaan ini tidak hanya sebatas pengumpulan uang, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya empati dan solidaritas antar sesama. Sekolah Karakter menegaskan kegiatan sosial semacam ini senantiasa dilakukan tidak hanya saat terjadi bencana saja, tetapi juga dilakukan dalam keseharian.

Sekolah Karakter punya program “kaleng DASUKA (Dermawan dan Suka Menolong) sejak lama. Kaleng DASUKA merupakan program pembiasaan bagi anak-anak dengan cara menyisihkan sebagian uang sakunya ke dalam kaleng DASUKA masing-masing. Dan setiap bulan kaleng tersebut dikumpulkan ke wali kelasnya, kemudian diserahkan ke bendahara sekolah. Setelah itu, pihak sekolah menyerahkan ke kantor layanan Lazismu (KLL) Masjid Al Mufidah untuk diberikan ke masyarakat yang membutuhkan.