SD Muhammadiyah 24 Surabaya Rayakan Hari Pahlawan: Siswa Diajak Jadi 'Pahlawan Keuangan' Cilik

24 NEWS

SD Muhammadiyah 24 Surabaya Rayakan Hari Pahlawan: Siswa Diajak Jadi 'Pahlawan Keuangan' Cilik

Responsive image
Kepala sekolah memberikan sambutan pada kegiatan peringatan hari pahlawan
Norma  /  24 Nov 2025

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, SD Muhammadiyah 24 Surabaya menggelar kegiatan edukatif dan inspiratif yang mengangkat tema unik, yaitu "Pahlawan Keuangan". Kegiatan yang melibatkan siswa kelas 4 hingga 6 ini bertujuan menanamkan semangat kepahlawanan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan.

Sambutan Inspiratif Kepala Sekolah

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa semangat pahlawan tidak hanya tentang berjuang di medan perang, tetapi juga tentang disiplin, tanggung jawab, dan visi ke depan yang dapat diterapkan dalam mengelola sumber daya, termasuk uang.

"Pahlawan Keuangan adalah mereka yang mampu mengelola uangnya dengan bijak, memprioritaskan kebutuhan, menyisihkan untuk masa depan, dan peduli melalui infaq. Ini adalah bentuk kepahlawanan modern yang harus kita tanamkan sejak dini," ujar beliau di hadapan para siswa.

Edukasi Keuangan dari Bank BSI

Setelah sambutan, para siswa menerima materi edukasi yang komprehensif dari narasumber profesional, Ibu Vonny Prasetya Irgantara dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Beliau menjelaskan konsep dasar pengelolaan uang, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya menabung. Penyampaian yang interaktif membuat materi keuangan yang sering dianggap rumit menjadi mudah dicerna oleh anak-anak.

Drama Singkat: Belajar Prioritas Uang

Inti acara semakin menarik dengan pementasan drama singkat mengenai pengelolaan uang. Drama ini diperankan dengan apik oleh talenta-talenta cilik SD Muhammadiyah 24, yaitu Achelin (Kelas 4), serta Fatih Bara dan Dhia (Kelas 5).

Kisah yang disajikan menampilkan dilema sederhana anak-anak dalam membelanjakan uang saku, mengajarkan tentang pentingnya membuat skala prioritas dan menahan diri dari godaan jajan yang kurang bermanfaat. Aksi lucu dan pesan moral yang kuat membuat drama ini disambut antusias oleh para penonton.

Simulasi Keuangan dan Celengan Kreatif

Puncak kegiatan adalah Simulasi Pengelolaan Keuangan secara langsung. Setiap siswa telah diinstruksikan membawa uang pecahan Rp10.000 dan celengan yang sudah mereka hias sendiri di rumah.

Dalam simulasi ini, anak-anak belajar membagi uang Rp10.000 tersebut ke dalam tiga pos penting:

1. Infaq/Sedekah: Bagian untuk berbagi dan beramal.

2. Kebutuhan: Bagian untuk keperluan mendesak atau yang sangat dibutuhkan.

3. Menabung: Bagian untuk disimpan di celengan demi tujuan masa depan.

Melalui kegiatan praktis ini, siswa secara nyata mengerti mengapa uang harus dikelola dan dibagi secara proporsional. "Saya baru tahu kalau uang itu harus diatur. Tidak boleh habis untuk jajan semua, harus ada untuk menabung dan infaq," kata salah satu siswa, Almyra Kanza.

Di akhir sesi, diadakan penilaian untuk Celengan Paling Kreatif dan Pengelolaan Uang Terbaik selama simulasi berlangsung. Siswa yang berhasil menunjukkan kreativitas dan kedisiplinan dalam mengelola uangnya berhak mendapatkan reward khusus dari sekolah.

Kegiatan Hari Pahlawan di SD Muhammadiyah 24 Surabaya ini sukses mengubah pandangan siswa bahwa menjadi pahlawan bisa dimulai dari hal kecil, yakni menjadi pahlawan atas keuangan diri sendiri.